Hampir semua blogger pesohor mengaku bahwa setidaknya ada tiga syarat utama agar bisa jadi blogger yang sukses, yaitu:

  • Ngebloglah dengan cinta (passion), 
  • Bersikap jujur dan terbuka (honest)
  • Memiliki keahlian atau pengalaman yang ingin dibagi (expertise).


Dan jika ingin dirunut lagi lebih detil, setidaknya ada sembilan pertanyaan — yang diracik lagi dari 23 tips-nya Darren Rowse — yang perlu kita tanyakan pada diri sendiri sebelum terjun ke blogosfer

Mohon dicatat, Anda tak harus memiliki semua poin dibawah ini hanya untuk mulai ngeblog. Jadikan daftar dibawah ini sebagai pijakan dan inspirasi saja.

  • Anda suka menulis? Blog adalah media yang membutuhkan kebiasaan menulis. Jika Anda tidak hobi menulis, besar kemungkinan Anda juga tidak akan enjoy ngeblog. Jika Anda lebih suka berbicara atau cuap-cuap misalnya, sebaiknya Anda mempertimbangkan Podcasting atau situs berbasis video sebagai tempat nongkrong.
  • Apa yang ingin Anda sampaikan? Pastilah Anda punya sesuatu yang ingin disampaikan ke audiens blogosfer — apa pun. Sesuatu yang ingin dibaca ataupun dikomentari pembaca lain. Mungkin pengalaman, pengamatan atau keahlian Anda. Atau mungkin juga ide dan pikiran Anda.
  • Anda tipe “self-starter“? Mulai ngeblog butuh sedikit inisiatif. Meskipun sebagai besar peranti lunak blog sudah dibikin sedemikian rupa sehingga jadi sangat praktis, inisiatif Anda untuk mengutak-atiknya akan membuat peranti itu dengan mudah “ditaklukkan”.
  • Punya waktu dan bisa disiplin? Mengurusi blog, bagaimanapun, butuh waktu yang agak khusus. Meskipun Anda tak harus bikin dan kirim posting setiap hari, paling tidak Anda harus menetapkan waktu yang reguler untuk aktivitas ini: dua kali seminggu, satu kali seminggu. Terserah – at your convenience. Yang penting, bisa berdisiplin.
  • Cukup tahan banting? Jika Anda sudah mulai ngeblog, tentu bukan hal yang aneh orang akan menemukan posting Anda. Mereka mungkin saja menulis sesuatu tentang posting Anda atau tentang apa yang Anda lakukan. Atau, pasti akan ada yang orang yang berkomentar di posting Anda (kadang-kadang isi cukup fair atau kadang-kadang tidak). Anda siap menghadapi dan menangani hal-hal seperti ini dengan baik?
  • Mau terus belajar? Jika Anda punya eager untuk terus belajar, blogosfer adalah tempat yang cocok untuk Anda. Anda bisa berbagi informasi, diskusi atau tips dengan orang lain –begitu pula sebaliknya, Anda bisa belajar dari informasi yang disampaikan blogger lainnya maupun komentar yang ditinggalkan pembaca blog.
  • Suka membaca? Ini hal yang sudah pasti: Anda tak mungkin lebih banyak menulis ketimbang membaca! Apa yang Anda tulis?! Seorang penulis yang baik (penulis buku maupun blog) harus lebih banyak membaca ketimbang menulis. Jika membaca adalah mesiu, maka blog adalah bedil atau senjatanya.
  • Anda jujur dan transparan? Ini modal penting (tentu bukan hanya di blogosfer) bagi seseorang untuk bertahan jadi blogger. Jika Anda menulis review tentang sebuah produk teknologi, sebaiknya di-disclose apakah produk tersebut dibeli atau dipinjamkan vendor misalnya. Atau boleh jadi juga, ini adalah tulisan berbau sponsor. Disclosure atau pengungkapan secara terbuka semacam ini tidak akan mengurangi respek orang terhadap posting Anda — yang penting jujur dan transparan.
  • Suka berjaringan? Menangani blog, podcast hingga vlog perlu didukung oleh keinginan untuk berjaringan (social networking). Sekali waktu Anda harus menjawab email yang masuk, merespon komentar, melongok ke blog lain, mengirim e-mail ke blogger lain atau pembaca blog dan seterusnya.


Quoted from: http://felixds.wordpress.com/2008/01/03/tips-ngeblog-buat-pemula-2-posting-perkenalan-9-pertanyaan-buat-calon-blogger/