Sebab Google Adsense di Banned | Tutorial ini banyak ditanyakan oleh publisher Google Adsense (GA) terutama yang masih baru dalam hal publisher GA. Berikut ini beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh blogger yang dapat mengakibatkan banned dari Google Adsense.
  • Mempublikasi Pendapatan Google AdSense Sobat. Sebaiknya Sobat tidak mempublikasikan screenshot/ Chek laporan dari Google AdSense dalam artikel dan keadaan apapun. Jika screenshot Anda ada dalam halaman lain (misalnya, Google Analytics) pastikan bahwa tidak ada informasi akun dan penghasilan Adsense Anda muncul di screenshot, termasuk nomor dan penghasilan Sobat, e-mail, dan ID Google AdSense Sobat untuk melindungi privasi Sobat sendiri, serta untuk tetap terlihat baik dari pandangan pihak Google AdSense.
  • Membuat traffic palsu. Jangan mencoba untuk mengelabui dan membodohi Google dengan membuat traffic palsu, hanya karena agar blog atau website kelihatan terkenal. Apa itu traffic palsu? Traffic palsu adalah segala sesuatu yang menghasilkan pageview palsu pada iklan, termasuk Google AdSense. Seperti: Terlibat dalam link farm atau link exchange direktori. Jangan lakukan link ke link farm atau direktori link, mungkin tidak hanya account Google AdSense yang akan hilang, lebih parah jika Anda telah dereferenced oleh Google Search.
  • Umur Blog yang Belum Sesuai. Umur blog juga menjadi pertimbangan apalagi blog baru beberapa bulan dengan visitor 50-100 an. Google tetap mencatat berapa visitor yang datang dari SE google dan berapa visitor dari BW. Jika visitor klik berasal dari SE lebih meyakinkan mbah Google daripada klik dari hasil BW, terutama untuk blog yang belum keluar dari Sandbox.
  • Klik yang Mencurigakan. Nah, Kejadian kali ini yang banyak terjadi di kalangan Blogger hanya karena ingin mendapatkan penghasilan besar di blog. Sebelumnya ada yang ingin saya katakan, Sobat harus pahami bahwa Google menandai IP asal mula klik iklan pada sebuah blog, dan seberapa rutin klik iklan dari IP tersebut setiap 24 jam. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah klik tersebut alami ataukah anda meminta klik terhadap teman BW anda. Ingat !! Google Suka Kejujuran.
  • Mencuri konten atau Copy Paste. Konten copas tanpa izin juga bahaya bagi TOS Google jika diketahui. Berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawaban tentang kebijakan Google pelanggaran hak cipta. “If the content owner files a valid DMCA report on your online article, you will most likely get your Google AdSense account banned, with no hope of getting it back- ever”.
  • Memodifikasi tampilan dan nuansa dari iklan Google AdSense. Dilarang memodifikasi script iklan yang telah diberikan oleh Google Adsense, seperti membuat iklan tersebut melayang-layang dan menghalangi pandangan pengunjung yang sedang membaca artikel.
  • Mempublish materi pornografi atau menghubungkan ke situs porno. Jadi bagi sobat yang menggunakan GA di blog harus berhati-hati. Usahakan tidak ada konten-konten yang mengandung pornografi meskipun Keyword pornografi memang sangat banyak dicari di internet.
  • Menggunakan Doorpage. Jangan menggunakan cloaking dan teknik serupa lainnya untuk mendapatkan peringkat mesin pencari yang lebih tinggi dan untuk menyesatkan pengunjung sobat. Seperti menggunakan traffic boot, dll
  • Melanggar TOS. Sebagai pemain pemula sebaiknya coba anda baca dengan berulang kali agar memahami dengan benar-benar tentang TOS Google Adsense. Masih kurang jelas juga coba bergabung ke forum adsense.id (Komunitas Publisher Indonesia), disana ada banyak sekali para master adsense yang dapat dijadikan panduan untuk belajar dan lebih memahami tentang TOS-nya adsense. Disana Sobat tidak perlu malu bertanya tentang tips bermain Adsense.
  • Blog/ website Berisi Content hasil Copy Paste. Blog copy paste adalah blog yang content-nya berasal dari sumber-sumber lain yang memang artikel tersebut tidak di peruntukkan di copy paste, sebagai contoh artikel newsletter, artikel pribadi dan lain-lainnya. Artikel seperti itu sangat tidak direstui. Usahakan buat content sendiri, dan jika terpaksa harus copy paste, sertakan link sumbernya biar tidak melanggar hak cipta seseorang.
  • Pemasangan/ Penempatan Iklan Adsense yang Dilarang Berdasarkan TOS nya Adsense. Jika baru pemula saran saya bahwa tempatkan iklan adsense tepat berada di sitebar blog saja. Jangan menempatkan iklan berlebihan, apalagi iklan denagn ukuran yang sama dan jangan menempatkan didalam postingan blog, atau dengan menciptakan sendiri yang aneh-aneh di dalam blog. Kalau Sobat sudah lama bermain Adsense tidak terlalu masalah, sebab biasanya jika ada pelanggaran TOS yang ringan, pihak Google Adsense akan memberitahukan kepada kita tentang larangan tersebut dan sekaligus menonaktifkan iklan pada blog tersebut, namun tidak mem-banned account adsense-nya.
  • Situs/ Blog Sobat adalah termasuk blog/ situs MFA (Made For Adsense). MFA (Made for Adsense) adalah kualifikasi sebuah blog/ website yang hanya dikhususkan atau di peruntukkan untuk mendapatkan earning dari Adsense. Sudah sangat jelas pada TOS Adsense bahwa Situs MFA salah dan melanggar. Karena sebuah blog/ website dibangun untuk pembaca agar pengunjung mendapatkan berbagai macam informasi yang bermanfaat baginya, dan bukan semata-mata untuk Adsense.
SolusinyaBuatlah blog/website yang berguna sehingga pengunjung yang datang betah dan mendapatkan informasi yang dia cari dengan baik, serta jangan menggunakan Themes yang khusus di peruntukkan hanya adsense semata.
  • Situs/ Website Autoblog (Blog yang Berjalan secara otomatis)Google Adsense sangat tidak menyukai memasang iklan pada blog/ situs autoblog yang berjalan secara otomatis atau lebih dikenal dengan sebutan AGC, dan ini jelas melanggar TOS nya Google Adsense. Blog/ website yang dibangun dengan autoblog yang berjalan secara otomatis sangat menjadi target perburuan Google Adsense.
  • Konversi Klik Rendah. Menurut informasi yang saya dapatkan dari berbagai sumber bahwa blog yang memiliki konversi Klik rendah akan rawan dibanned oleh Adsense, sebab konversi klik rendah memiliki traffic kecil dan di anggap blog/ website spam (blog sampah) yang tidak serius di urus oleh pemiliknya, dan memberatkan server. Jadi dalam khasus ini bahwa Google Adsense benar-benar menjaga kualitas dari iklan yang tampil.
  • Traffic Website/ Blog Rendah. Sebuah blog/website yang memiliki traffic rendah atau alexanya masih gemuk dianggap sebuah website/ blog yang tidak serius diurus dan cenderung sebagai blog sampah. Ini mungkin karena alasan efisiensi dan tetap menjaga kualitas maka Google Adsense melakukan banned terhadap website/blog tersebut karena di anggap kurang berkualitas.
SolusinyaUntuk mengatasi poin diatas khusus bagi pemain pemula Google Adsense, jika ingin memasang adsense pada blog/ websitenya sebaiknya buat website/ blog yang berkualitas dengan content yang berkualitas pula serta bermanfaat bagi banyak orang yang ingin mendapatkan informasi yang Anda sajikan pada blog tersebut. Karena dengan demikian sudah barang tentu blog/ website tersebut bersahabat dengan mesin pencari yang pada akhirnya akan mendapatkan limpahan visitor/ pengunjung yang datang dari berbagai sumber, terutama dari mesin pencari dll. Serta lakukan blogwalking yang sewajarnya guna mendapatkan pengunjung dari blog lain yang datang ke blog Anda. Jadi intinya ramaikan dulu blog/ websitenya. Minimal sudah memiliki alexa kecil yaitu berkisar sekitar satu jutaan alexanya dan mendapatkan 100 unik visitor perhari.
  • Mengajak atau Menyuruh Orang lain Mengklik Iklannya. Mengajak atau menyuruh orang lain/ pengunjung untuk dengan sengaja mengklik iklan di blog kita adalah suatu pelanggaran berdasarkan TOS adsense.
  • Berlebihan Memasang Iklan atau Banner Iklan Lain. Terlalu banyak memasang kode script iklan lain yang ada iklan google adsensenya sangat tidak boleh, dan blog tersebut juga cenderung dianggap blog sampah. Selain membuat blog tidak enak di pandang, juga membuat visitor tidak betah berada lama-lama di sebuah blog/ website tersebut. Pasanglah kode iklan seperlunya saja, apalagi kalau kode iklan atau banner yang terpasang jarang diklik oleh pengunjung, hapus saja semuanya. 

Semoga bermanfaat ya...