Dunia maya atau yang lebih dikenal sebagai dunia online bagi para blogger merupakan primary world sebagai ajang berekspresi, berkreasi alih-alih sebagai ladang penghasilan untuk mencukupi di real world. Sehingga akhirnya banyak cara yang dilakukan oleh para blogger supaya website atau situs mereka berada pada posisi utama mesin pencarian yang nyata-nyatanya merupakan sarana utama untuk mengenalkan blog atau situs mereka kepada pembaca.

Jika cara-cara yang digunakan oleh blogger itu adalah cara yang positif (dikenal sebagai WhiteHat SEO) tentunya hal itu dibenarkan dan efeknya pun tidak sampai merugikan blogger lain. Tetapi jika cara yang digunakan adalah cara yang negatif (dikenal sebagai BlackHat SEO) tentunya itu akan memiliki efek negatif pula.

Salah satu model BlackHat SEO yang menjadi senjata blogger yang tidak bertanggung jawab adalah dengan mengirimkan Backlink sampah kepada para pesaingnya.

Sudah menjadi rahasia umum dikalangan blogger bahwa backlink merupakan salah satu poin penting yang bisa digunakan sebagai pondasi utama sebuah situs untuk sampai pada posisi dimana situsnya mudah diindex atau ditemukan mesin telusur. Jika backlink yang membentuk situs tersebut berasal dari backlink yang bagus, ini akan menguntungkan situs tersebut. Tetapi jika backlinknya merupakan backlink yang asal-asalan maka backlink tersebut akan menjatuhkan peringkat bahkan bisa menyebabkan posisi web dideindex google.

Salah satu cara yang biasa dilakukan blogger BlackHat adalah dengan mengirimi web dengan backlink tidak bermutu, baik dalam rupa dan atau pada isinya, misalnya menggunakan anchor porno, atau mendatangkan backlink dari sebuah web yang nyata-nyata mengandung malware, malicious atau virus, atau bisa juga dari web yang sudah kena penalti Google.

Untuk mengetahui dan mengecek apakah situs kita mengandung backlink sampah atau tidak, sobat blogger bisa menggunakan cara-cara dibawah ini. Simak ya...

Audit backlink website

Melakukan audit backlink untuk mengidentifikasi kualitas setiap backlink perlu kita lakukan. Penilaian menyeluruh secara manual hanya mungkin dilakukan untuk website yang relatif kecil karena lebih mudah untuk mengumpulkan dan menganalisis data backlink. Untuk situs besar dengan ribuan backlink maka hal itu akan menjadi problem tersendiri (yang tetap harus dipecahkan/dicarikan solusi).

SEOMoz Open Site Explorer, ahrefs Site Explorer dan Majestic site Explorer adalah beberapa alat pengecek backlink yang bagus. Ketiganya menyediakan rincian backlink dan distribusi anchor text. Namun, kita akan melihat variasi dalam data yang disajikan oleh ketiga alat itu karena masing-masing punya prioritas penekanan pada apa yang mereka ukur. Oleh karena itu, menggunakan lebih dari satu alat akan membantu kita menemukan semua backlink yang perlu kita perhatikan.

Berikut adalah proses yang menjelaskan penilaian dari link yang harus kita ikuti untuk mengungkap sebanyak mungkin link yang berkualitas rendah ataupun spam. Silahkan disimak:

1. Temukan (root) domain yang tertaut ke web kita dengan bantuan dari berbagai sumber data backlink yang saya sebut di atas.
  • Kumpulkan sebanyak mungkin data backlink. Daftar inbound link ke website kita dapat diperoleh dari Majestic SEO, Open Site Explorer dan Google Webmaster Tools.
  • Kompilasi semua URL backlink ke dalam satu spreadsheet.
  • Batasi pilihan pada (root) domain unik.
2. Download NetPeak Checker. Ini adalah perangkat gratis untuk menganalisis website dan bisa kita gunakan untuk memeriksa satu persatu data yang kita kumpulkan. Ada empat metrik yang perlu kita perhatikan.


Gambar ilustrasi SEO metrik diambil dari apexpacific.com

>> Metrik SEO
  • Cek melalui ToolBar PageRank (TBPR) semua domain yang tertaut ke web kita dan perhatikan distribusi TBPR.
  • Masukkan data ke NetPeak Checker dan pastikan metrik di atas ditampilkan.
  • Setelah mengklik “Start Check”, pengolahan akan memakan sedikit waktu; jika sudah selesai ekspor data ke dalam bentuk spreadsheet.
>> Pada spreadsheet:
  • Lepaskan domain yang sudah mati. Isikan tanda pada kolom “Status Code” dan hapus status nilai n/f.
  • Bikin sebuah Pivot Chart dan masukkan PR Utama pada Label Lajur dan besaran PR utama pada “Value”.
>> Menilai Distribusi TBPR:
  • SUSPICIOUS ATTEMPTS (link mencurigakan)= backlink dari web dengan PageRank rendah (n / a dan 0) dan ada lonjakan pada tengah grafik.
  • ALARMING (mengkhawatrikan)= Beberapa backlink PR rendah.
Fokuslah pada keseimbangan distribusi PR dan peningkatan kualitas dari backlink. Copot backlink yang kualitasnya rendah/buruk.

3. Temukan domain yang sudah kena deindex yang memberi backlink ke web kita. Jika ada peningkatan yang substansial jumlah backlink dari domain yang sudah deindex, ini akan berpengaruh buruk pada web kita.

Domain yang sudah kena penalti Google akan ditampilkan sebagai “n/f” di kolom Indeks Google, namun masih terlihat aktif pada kolom kode status.

Selalu monitor tingkat domain deindex dari waktu ke waktu dengan data yang sama untuk menemukan setiap proyeksi negatif dalam profil backlink kita.

4. Cek bagaimana distribusi metrik sosial sebuah website. Situs web dengan hanya sedikit/rendah mention (di FB, Pinteres atau Twitter misalnya) secara umum menggambarkan domain yang berkualitas buruk.

Cara Menghapus Backlink Berkualitas Rendah dan/atau Spam

  • Melelahkan dengan hasil pasti
Cara terbaik untuk menghapus backlink kita adalah dengan meminta webmaster/owner website bersangkutan untuk menghapusnya. Kita cek email webmaster tersebut dan kirim email degan menyebutkan rincian link yang terdeteksi sebagai berkualitas rendah. Email tersebut harus menjelaskan bahwa kita adalah pengelola SEO atau pemilik situs dan ingin terbebas dari penalti Google. Kita harus dengan jelas menyebutkan semua URL link yang kita maksud, URL di situs kita dan juga anchor text-nya. Semua rincian ini diperlukan agar pihak yang kita kirimi email menemukan link yang perlu dihapus.
  • Melelahkan tetapi lebih praktis meski hasilnya masih harus menunggu relatif lama
Masukkan semua domain dan semua URL di dalamnya yang berkualitas rendah dalam list tersendiri dan sampaikan kepada Google data itu untuk penyangkalan kita atas backlink tersebut. Gunakan alat Google Disavow Links. Di sana ada panduan cara menggunakan Googel Disavow Link.
  • Mudah tetapi berbayar
Gunakan alat Link Detox dari Link Research ToolsDengan alat ini, semua domain pemberi backlink ke web kita akan terlihat semua sampai ke identifikasi detilnya. Kita tinggal mengekspor datanya dan memasukkannya ke Google Webmasters Disavow Links.

Untuk menggunakan tool ini kita tidak memerlukan API Key eksternal seperti dari Sistrix, SEMrush atau SEOmoz API Keys.

Sumber utama (Omkicaucom)